Berita Foto Selengkapnya

Pemkab Muba Integrasikan Jamkesda Ke Jkn-kis

18 April 2018 | 10:38 WIB | Dibaca 18 kali

SEKAYU - Pemkab Muba menggelar Rapat TAPD dengan perangkat daerah terkait tentang kebijakan jamkesda tahun 2019 di ruang rapat serasan sekate (17/4/2018). Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) akan mengintegrasikan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) pada tahun 2019. Kepala Dinas Kesehatan Muba dr.Taufik Rusydi,Mkes, menyampaikan dalam laporannya "bahwa berdasarkan instruksi Presiden dan dukungan Kemendagri bahwa Pemerintah Daerah harus mendukung semua masyarakat pada tahun 2019 untuk mempunyai kartu jaminan kesehatan". "Secara politis masyarakat Musi Banyuasin sudah tercover jaminan kesehatan tetapi dalam hal ini tidak termasuk di dalam target pusat".ucapnya "lanjutnya, Jadi target pusat adalah seluruh masyarakat memiliki kartu BPJS yang di cadangan oleh Pemerintah". Sekretaris Daerah Kab.Muba Drs Apriyadi MSi mengatakan "melihat Undang-undangnya, bahwa tahun 2019 wajib hukumnya kabupaten/Kota menganggarkan alokasi untuk JKN (Jaminan Kesehatan Nasional)". "Penduduk kita 676.000, yang sudah menjadi peserta BPJS 300.840 belum termasuk JKN, dan jumlah peserta BPJS Kab.Muba di luar PBI APBD 12.948, artinya Penduduk Muba yang belum masuk BPJS 399.735. Ini akan menjadi perhatian kita".tutupnya

(Penulis: Mela ) Sumber : BeritaMuba.com

Berita Lainnya

Alex: Pelayanan Berobat Gratis Tak Boleh Berhenti

18 April 2018 | 10:38 WIB

Palembang (ANTARA Sumsel)  - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengatakan pelayanan berobat gratis yang dipeloporinya saat menjadi bupati di Kabupaten Musi Banyuasin sekitar 10 tahun lalu tidak boleh berhenti karena masalah keuangan.

"Masalah tunggakan biaya pengobatan kepada [...]

Masyarakat Komunitas Adat Terpencil Belum Ikut Kb

18 April 2018 | 10:38 WIB

Musirawas (ANTARA Sumsel) - Masyarakat Komunitas Adat Terpencil di wilayah Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, belum mau ikut dalam program Keluarga Berencana.

"Setiap keluarga di kalangan komunitas adat terpencil (KAT) Musirawas rata-rata 10 anak dengan kondisi kehidupan sehari-hari [...]

Kembali