Berita Foto Selengkapnya

Alex: Pelayanan Berobat Gratis Tak Boleh Berhenti

25 Oktober 2013 | 13:35 WIB | Dibaca 31 kali

Palembang (ANTARA Sumsel)  - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengatakan pelayanan berobat gratis yang dipeloporinya saat menjadi bupati di Kabupaten Musi Banyuasin sekitar 10 tahun lalu tidak boleh berhenti karena masalah keuangan.

"Masalah tunggakan biaya pengobatan kepada pihak rumah sakit yang sering menjadi penghambat dalam pelayanan berobat gratis bagi masyarakat miskin di sejumlah kabupaten dan kota merupakan tantangan yang harus dicarikan jalan keluarnya bukan menghentikan programnya," kata Alex di ruang VIP Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Selasa malam.

Alex yang baru pulang dari Jakarta untuk menyaksikan sidang putusan sengketa pilkada  gugatan sejumlah calon gubernur dan wakil gubernur atas kemenangan dirinya selaku calon petahana, akan berupaya menyelesaikan masalah berobat gratis yang tidak dapat dilayani oleh rumah sakit swasta di Palembang.

Masalah penolakan pasien dari keluarga miskin yang akan memanfaatkan program pengobatan gratis di rumah sakit swasta sebagai mitra pemerintah daerah akibat belum dibayarkannya biaya pengobatan  akan segera diselesaikan.  

Biaya pengobatan yang menjadi tanggung jawab Pemprov Sumsel sudah diselesaikan dengan pihak rumah sakit. Tetapi dana yang bersumber dari kabupaten dan daerah sering terlambat dibayarkan ke pihak rumah sakit menjadi permasalahan.

Pembiayaan program pengobatan gratis sebagian besar dialokasikan Pemprov Sumsel yakni sebesar 70 persen sedangkan pemerintah kota dan kabupaten hanya mengalokasikan 30 persen dari total biaya yang dibutuhkan untuk program kesehatan itu.

"Setelah mendapat kepastian hukum dalam putusan sidang Mahkamah Konstitusi yang menetapkan saya bersama wagub Ishak Mekki sebagai pemenang dalam pilkada, semua permasalahan yang menghambat program pengobatan gratis dan program prorakyat lainnya akan segera diselesaikan," ujarnya.

Selain berupaya menyelesaikan berbagai permasalahan, dalam memimpin Sumsel untuk periode kedua (2013-2018) dia akan meningkatkan kualitas program yang telah dijalankan selama periode pertama dan mengembangkan program baru seperti kuliah gratis bagi anak keluarga miskin.  

Sebelumnya Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumsel  dr Fenty Aprina mengatakan Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang terhitung  7 Oktober 2013 sementara menghentikan pelayanan berobat gratis.

"RS Muhammadiyah mulai hari ini akan menghentikan pelayanan berobat gratis bagi masyarakat kurang mampu, karena sebagian klaim pengobatan yang menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten dan kota belum dibayar kepada pihak rumah sakit," ujarnya.

Tunggakan biaya pengobatan di RS Muhammadiyah Palembang  dari Kabupaten Banyuasin dan Ogan Ilir  jumlahnya sekitar Rp1 miliar, kata Fenty.

Berita Lainnya

Pemkab Muba Berikan Penghargaan Dibidang Kesehatan Pada Puncak Hkn Ke - 54

25 Oktober 2013 | 13:35 WIB

 

SEKAYU, - Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke – 54 Tahun 2018. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memberikan sejumlah penghargaan kepada Beberapa Camat, Kades, Tokoh Masyarakat, Perusahaan dan lain-lainnya yang berperan dibidang kesehatan.


Semarak Hkn Ke-54 Dinkes Gelar Berbagai Lomba

25 Oktober 2013 | 13:35 WIB

 

SEKAYU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar berbagai rangkaian perlombaan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54, Kamis (22/11).

 

Digelarnya kegiatan lomba di Lapangan Dinas Kesehatan setempat tersebut, dimaksudkan [...]

Dinkes Muba Lakukan Transmission Assessment Survey (tas) Tahap Pertama

25 Oktober 2013 | 13:35 WIB

 

Sekayu, - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musi Banyuasin bekerja sama dengan Dinkes Provinsi Sumsel, Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Palembang menggelar pertemuan Survei Evaluasi Pasca POPM Filariasis Transmission Assessment Survey (TAS) di Ruang [...]

Pertemuan Audit Maternal Perinatal Tahun 2018

25 Oktober 2013 | 13:35 WIB

 

Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin menggelar pertemuan Audit Maternal Perinatal dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang dari 28 Puskesmas yang ada diwilayah kerja Dinkes Kabupaten Muba, Rabu (21/11/18) . 

Acara yang berlangsung di Hotel Randik Sekayu [...]

Rapat Koordinasi Dinas Kesehatan Dan Jajarannya

25 Oktober 2013 | 13:35 WIB

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dr. H. Azmi Dariusmansyah, MARS saat memimpin Rapat Koordinasi di Ruang Rapat Dinkes Muba, Kamis (15/11/18). Rapat Koordinasi dihadiri oleh Kepala Bidang, Kepala Seksi dan Kepala Sub Bagian dari Dinkes Muba, Kepala Puskesmas dan Bidan Koordinator

 

 

Dalam [...]

Kembali